Pages

25 October 2017

BORDIR KOMPUTER VS BORDIR MANUAL : Kelebihan dan Kekurangan

Apa perbedaan bordir manual dan bordir komputer dan apa pula kelebihan dan kekurangannya masing-masing?
 
Bordir Manual


Simak penjelasan berikut ini, sebelum anda memutuskan memilih jenis bordir atau sulaman untuk membuat pesanan order di toko bordir langganan anda... 

Bordir adalah cara membuat hiasan diatas bahan kain dengan jarum jahit dan benang bordir dengan warna yang umumnya mengkilap, sering juga disebut sulaman – menggunakan teknik manual atau dengan mesin jahit bordir.

Jenis bordir, apapun bentuknya merupakan bagian dari seni fashion (seni sulaman). Setidaknya, sering kita lihat pada beragam jenis pakaian seperti bordir topi, jaket, kaos, sweater, kemeja, dsb yg dihiasi motif yang menggunakan teknik cara bordir.

Selain benang bordir, hiasan untuk sulaman atau bordir dapat menggunakan bahan-bahan seperti potongan logam, mutiara, manik-manik, bulu burung, dan payet.

Perbedaan dan Kelebihan – Kekurangan: Bordir Manual vs Bordir Komputer

Dalam proses pengerjaaannya, bordir dilakukan dengan dua cara. Yakni secara bordir manual dan dengan teknik mesin bordir komputer.

Jenis Bordir Manual

Pada cara bordir manual persiapannya sangat sederhana dan singkat, yaitu kita tinggal print (lukis) gambar yang akan dibordir pada kertas kalkir sesuai yang kita inginkan dengan memakai pensil 2B .

Kemudian kertas kalkir itu ditempelkan ke media yang ingin dibordir. Setelah itu proses bordir di laksanakan, bagus atau tidaknya hasil bordir tergantung pada keahlian orangnya juga kondisi mesin bordir. Biasanya bordir manual dilakukan karena jumlah order sedikit (dibawah 1 lusin) atau satuan seperti bordir nama di topi, dll.

Dari sisi seni, jenis bordir manual mempunyai nilai tersendiri. Apalagi jika pengerjaannya dilakukan oleh tangan ahli bordir. Sehingga dalam beberapa hal, konsumen lebih memilih bordir manual. Khususnya untuk kepentingan yang berkaitan dengan seni.

Selain mempunyai ciri khas, bordir manual sering kali diproduksi secara terbatas. Sehingga bagi pecinta produk limited edition jelas memilih produk dari bordir manual.

Namun kekurangan jenis bordir secara manual: jika ingin memproduksi motif bordir untuk seragam jelas kurang tepat. Karena pengerjaan secara manual antara hasil produksi yang satu dengan lainnya akan sulit untuk sama (tidak konsisten). Tidak hanya itu, bordir manual akan lebih susah untuk diproduksi dalam skala besar.

Berbeda dengan bordir komputer. Kendati lebih mahal untuk biaya produksi dalam jumlah kecil, namun bordir manual mempunyai nilai kelebihan tersendiri, terutama segi artistiknya – tentunya dalam kuantitas sedikit.

Kelebihan bordir manual lainnya: dari segi waktu pekerjaan bordir manual lebih cepat proses persiapannya dibandingkan cara bordir komputer.

Jenis Bordir Komputer

Mesin Bordir Komputer Dicky Bordir









Cara bordir komputer tahapan pengerjaannya pertama-tama yaitu pembuatan film bordir menggunakan program gambar (kebanyakan memakai program Wilcom Tajima dengan versi yang berbeda-beda).

Film bordir yang biasanya disebut dengan film punching dibuat menggunakan software bordir komputer, kemudian film punching disimpan dalam file kecil dengan nama tertentu dengan format tertentu tergantung jenis mesin bordir komputer. Setelah desain bordir jadi, ini yang kita sebut dengan PUNCHING / FILM BORDIR. Dari film itulah  kita mengetahui berapa banyak STITCH (jumlah tusukan) untuk satu desain bordir tertentu, maka kemudian barulah kita dapat menentukan berapa harga bordir dari jumlah STITCH tsb.

Setelah file desain bordir komputer selesai maka kemudian film bordir tersebut dimasukkan ke dalam head mesin bordir komputer. Dan operator mesin akan menyesuaikan dan mengatur margin, warna benang dan letak bahan yang akan dibordir. Proses bordir kemudian dilakukan.

Kelebihan cara bordir komputer selain lebih cepat, mesin bordir komputer mempunyai akurasi dan presisi yang tepat, sesuai dengan gambar desain bordir yang direncanakan. Untuk permintaan bordir baju seragam yang lebih menekankan pada hasil produksi yang sama persis antara satu produk dengan produk lain, maka bordir komputerlah pilihannya.

Kelebihan cara bordir komputer sangat menguntungkan jika permintaan order bordir dalam jumlah besar. Khususnya untuk order banyak dengan motif yang sama. Harga bordir ditentukan melalui sistem produksi, kualitas dan kuantitas. Ketiga hal ini akan menentukan biaya atau harga bordir yang akan dikeluarkan dalam proses pembuatan bordir.

Kekurangan bordir komputer hanya terletak pada harga bordir yang relatif lebih mahal jika order pesanan bordir hanya sedikit jumlahnya.
Sebagai contoh, bordir manual jauh lebih mahal dari bordir komputer, jika kuantitas atau jumlah produksinya banyak. Namun, akan jauh lebih murah untuk jumlah sedikit. Begitu juga sebaliknya.

Itulah perbedaan antara bordir manual dan bordir komputer dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Semoga anda dapat membedakan dan memilih jenis bordir yang diinginkan sebelum memesan order bordir ke penyedia jasa bordir komputer langganan anda.
 

Share:

06 September 2016

Mengenal Jenis Jahitan atau Tusuk Bordir Pada Bordir Kaos


Pada dasarnya penggunaan aplikasi bordir kaos pada berbagai macam kain bertujuan untuk memberikan sentuhan estetika sehingga tampilan kain terlihat lebih keren dan eye catching.  Untuk proses bordir kaos atau sulaman, dibutuhkan keterampilan dan peralatan yang memadai, sehingga bisa menghasilkan berbagai jenis bordir yang beraneka ragam dan bervariasi.  Berikut ini adalah informasi mengenai beberapa jenis bordir dan bagaimana teknik dasar pembuatannya.



Jenis-jenis bordir


Secara umum, ada 2  teknik bordir yang digunakan dalam proses membordir yaitu Bordir dengan teknik manual atau bordir tangan dan bordir dengan teknik komputer.  Untuk teknik bordir manual, proses pembordiran bisa dilakukan dengan mesin manual maupun tangan dengan mengandalkan skill yang dimiliki.

Pada teknik manual yang mengandalkan keterampilan tangan, jenis bordir bisa dibedakan menurut jenis tusuk yang diaplikasikan, seperti pada gambar berikut ini.
Jenis Tusukan Bordir



Sedangkan untuk jenis bordir dengan mesin baik mesin jahit maupun mesin bordir dan komputer, jenis variasi tusuk yang diaplikasikan lebih sedikit.  Jenis tusuk yang digunakan dalam teknik ini antara lain adalah:

Tusuk lurus, yaitu jenis tusuk yang biasanya digunakan untuk membentuk kerangka motif sebelum dibordir dengan cara membuat motif lurus pada bahan.  Selain itu juga digunakan untuk mengisi bidang atau isian motif pada bidang yang lebar serta motif berbentuk garis lurus maupun melengkung.

Tusuk zigzag, yaitu jenis tusuk yang dibuat dengan cara membuat motif zigzag berjauhan dan biasanya digunakan untuk membuat berbagai bentuk motif seperti garis, flora fauna, motif geometris dll.

Tusuk Zigzag
Jika dilihat dari hasil bordiran, jenis bordir bisa dibagi ke dalam beberapa jenis berikut ini:

  • Sulam datar, berupa hasil bordir yang rata dengan permukaan kain
  • Sulam terawang, berupa hasil bordir yang berlubang-lubang atau menerawang seperti pada kebaya.
  • Sulam timbul, berupa hasil bordir yang timbul di permukaan kain, untuk jenis ini biasanya menggunakan jarum bordir timbul.
  • Sulam bebas, berupa hasil bordir yang mengabaikan pola tenun pada kain seperti yang digunakan dalam bordir wol.
  • Sulam hitungan jahitan, berupa hasil sulaman yang dibuat dengan menghitung jumlah jahitan. Biasanya diaplikasikan pada kain kanvas, strimin, linen dan kain aida.
  • Bordir aplikasi, yaitu dengan merekatkan kain pada bahan kemudian dibordir pada pinggirannya.

Share:

Membedakan Kualitas Bordir Kaos yang Baik dan yang Buruk

Bordir kaos atau embroidery menjadi salah satu aplikasi yang bisa membuat berbagai jenis fashion terlihat lebih menarik dan keren.  Tak heran jika keberadaan bordir kaos banyak dicari dan diorder untuk berbagai keperluan fashion yang diinginkan.  Tingginya minat masyarakat pada bordir kaos tak jarang dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya dari order bordir kaos yang diterima tanpa mempertimbangkan kualitas hasil bordir kaos.  Untuk mengantisipasi hal itu, berikut ini adalah beberapa tips untuk mengetahui bagaimana cara membedakan kualitas bordir kaos yang baik dan yang buruk agar tidak merasa dirugikan.

Ciri-ciri bordir kaos yang baik dan berkualitas
  1. Bordir terlihat sangat rapi, rapat dan tidak ada jarak antara benang-benang yang menyusunnya, biasanya tegangan benang pada bagian atas bordir sedikit kendor daripada bagian bawahnya. Selain itu kerapatan setikan sesuai motif dan tidak terlihat saling bertumpuk.
  2. Hasil bordir terlihat tebal, mengkilat, dan tidak mudah luntur, biasanya hal ini erat kaitannya dengan kualitas benang dan jarum yang digunakan untuk bordir.
  3. Hasil bordir yang rapi juga terlihat di balik bordir atau di belakang bordir terlihat sama rapinya dengan tampilan di muka.
  4. Hasil bordir memiliki komposisi warna yang menarik, termasuk keserasian warna benang dengan warna kain.
  5. Jika menggunakan aplikasi bahan untuk bordir maka kain yang ditempel cenderung tebal dan tidak terlihat tembus pandang.
  6. Posisi benang tetap dan tidak berubah meskipun ditarik dengan kuku, hal ini menunjukkan bahwa jahitan bordir kuat dan awet.
  7. Design bordir yang berkualitas harus bersifat original, kreatif dan up to date sesuai dengan fungsinya.
  8. Hasil bordir relatif awet dan tidak berkerut, selain itu tidak terdapat gelembung pada garis atau tepi bordir.

Ciri-ciri bordir kaos yang buruk
Jika dibandingkan dengan bordir kaos yang memiliki kualitas bagus, hasil bordir kaos yang buruk biasanya terlihat tidak rapi, dimana boordiran tampak lebih renggang bahkan terlihat berserabut akibat adanya benang yang rusak atau putus.  Selain itu bisa juga dilihat dari komposisi warna bordir kaos yang ala kadarnya dan tidak serasi dengan warna kain.

Kerapatan jahitan pada bordir kaos memiliki peranan penting dalam untuk memperoleh hasil bordir kaos yang berkualitas.  Biasanya kerapatan jahitan atau density dapat diatur melalui software bodir jika menggunakan teknik komputer.  Density yang renggang akan berpengaruh pada pengurangan jumlah setikan pada design yang dibuat.  Misalkan sebuah design seharusnya dibuat dengan 5.000 setikan namun direnggangkan sehingga hanya membutuhkan 4.000 setikan, maka pengerjaan bordir kaos pun bisa berlangsung lebih cepat.  Hal inilah yang kemudian mempengaruhi hasil bordir kaos yang cenderung buruk dan tidak berkualitas karena terlihat renggang dan tiidak rapi.  Kondisi ini biasanya banyak dilakukan untuk menyiasati kesepakatan harga dari konsumen yang menginginkan bordir kaos cepat selesai dengan harga murah.  Tidak mengherankan jika kemudian banyak beredar pakaian bordir kaos yang dijual dengan harga murah meriah karena hasil bordir kaosnya memang direnggangkan dan kurang berkualitas.

Contoh Bordir Kurang Bagus




Namun demikian, density yang terlalu rapat sebenarnya juga tidak dianjurkan untuk menghasilkan bordir kaos yang berkualitas, karena density yang terlalu rapat justru akan menyebabkan putusnya benang akibat gesekan, selain itu juga bisa menimbulkan kerutan pada kain.  Secara umum, density yang ideal untuk menghasilkan bordir kaos berkualitas tergantung pada ketebalan benang, kain dan karakter design yang akan diaplikasikan.  Semakin tipis benang yang digunakan, maka density jahitan semakin dirapatkan demikian juga sebaliknya.

Share:

BTemplates.com

Statistik Blog

dicky-babollll.blogspot.co.id. Powered by Blogger.